Perbandingan Arduino uno VS Wemos D1
Arduino Uno
Arduino Uno adalah papan mikrokontroler open-source berbasis mikrokontroler Microchip ATmega328P dan dikembangkan oleh Arduino.cc. Papan ini dilengkapi dengan set pin input / output digital dan analog yang dapat dihubungkan ke berbagai papan ekspansi dan sirkuit lainnya.
UNO berasal dari bahasa Italy yang berarti SATU. Arduino UNO merupakan board yang menggunakan chip mikrokontroller ATmega328 sebagai pusat kendalinya. Arduino UNO mempunyai 14 pin digital input/output, juga dilengkapi dengn 6 input analog, osilator eksternal dengan menggunakan kristal 16 MHz, konektor USB, jack untuk power supply, header untuk ICSP dan tombol reset.
Arduino UNO dapat diberi sumber tegangan dengan menggunakan USB dari komputer maupun menggunakan power supply tambahan melalui jack power. Jika daya listrik yang dibutuhkan lebih dari 500 mA, sebaiknya menggunakan power supply eksternal bukan terminal USB. Pada Arduino UNO telah dilengkapi dengan fasilitas pemilihan sumber listrik secara otomatis.
Spesifikasi dari Arduino Uno secara singkat :
- Mikrokontroler : ATMega32P
- Tegangan operasional pada 5 Vdc
- Tegangan masukan (rekomendasi) pada 7 – 12 Vdc
- Jumlah Digital I/O > 14 pin
- Jumlah analog Input > 6 pin
- Flash Memory 32 KB
- SRAM 2 KB
- eepROM 1 KB
- Clocking speed > 16 MHz
- Panjang papan elektronik > 68.6 mm
- Lebar papan elektronik > 53.4 mm
- Berat modul : 25 gr
Nah, fungsi mikrokontroler sendiri adalah sebagai pusat pemroses input sinyal elektronik menjadi output sinyal elektronik yang dibutuhkan. Input berupa sinyal eletronik ini biasanya berasal dari sensor. Sementara itu, output sinyal elektronik berupa komponen aktuator seperti motor DC contohnya. Mikrokontroler ini dapat diprogram untuk mengeluarkan output sinyal seperti keinginan pemrogram.
Sebagaimana board berbasis ESP8266, wemos D1 memiliki spesifikasi yang sama yaitu
- A 32 bit RISC CPU running at 80MHz
- 64Kb of instruction RAM and 96Kb of data RAM
- 4MB flash memory! Yes that’s correct, 4MB!
- Wi-Fi
- 16 GPIO pins
- I2C,SPI
- I2S
- 1 ADC
Untuk menggunakan board ini, pada prinsipnya sama dengan menggunakan board lain yang berbasis ESP8266. Anda bisa menggunakan firmware NodeMCU, dan memprogramnya menggunakan Lua. atau bisa juga kita membuat firmware sendiri menggunakan Arduino IDE. Yang perlu diperhatikan adalah, pastikan Arduino IDE yang digunakan sudah diinstal addon board ESP8266 sebelum digunakan.
Wemos D1 sudah dilengkapi dengan ic usb to serial CHG340 (Jangan lupa menginstal driver agar IC ini bisa terbaca di komputer anda), sehingga kita tidak perlu membeli modul usb to serial secara terpisah. Satu – satunya yang diperlukan adalah kabel data USB yang biasa kita gunakan untuk mentransfer data/mencharge smartphone android anda.


Komentar
Posting Komentar